One night I dreamed a dream
I was walking along the beach my Lord
Across the dark sky flashed scenes from my life
For each scene, I noticed two sets of footprints in the sand
one belonging to me and to my Lord
When the last scene of my life shot before me
I looked back at the footprints in the sand
There was only one set of footprints
I realized that this was at the lowest
and saddest time of my life
This was also bothered me
and I questinoed the Lord
"Lord, You told me when I follow You,
Youwould walk with me all the way
But, I'm aware that during my most troublesome time
there is only one set of footprint
I just don't understand why
when I need You most, You leave me."
The Lord replied,
"my precious, precious child
I love you and I would never leave you."
During your times of trial and suffering
when you see only one set of footprints,
it was then that I carried you.
Saturday, April 02, 2011
Monday, February 21, 2011
Campionato de Inferno Only
Tiga tahun silam, bisa dibilang sayalah Sang Capolista. Kini hanyalah tim semenjana yang hanya berusaha menghindari lembah degradasi sembari berharap dewi fortuna berpihak.
Ya, tiga tahun silam, rasanya seperti sudah di giornata penghujung. Status capolista yang hanya berjarak kurang dari tiga angka di atas tiga kompetitor utama. Di pekan akhir harus bertemu tim yang sudah berjasa mau bekerja sama seperti dalam pertukaran pemain, yang akan terjerembab ke divisi dua bila tak meraih angka. Lupakan capolista. Selamatkan mereka, lanjutkan musim depan bersama! Capolista yang di depan matapun benar-benar lepas. Tapi saya mendapat lebih dari sebuah gelar.
Namun kini, cerita berbeda. Bermain di liga yang maha dahsyat, di babak kualifikasipun kini masih tertatih. Tapi aku datang sebagai pemburu capolista. Tak akan berhenti, tak mau jadi tim semenjana, bukan kacangan, tempat saya di zona eropa! Saya harus berusaha! Musim belum usai.
Ganbatte
Ya, tiga tahun silam, rasanya seperti sudah di giornata penghujung. Status capolista yang hanya berjarak kurang dari tiga angka di atas tiga kompetitor utama. Di pekan akhir harus bertemu tim yang sudah berjasa mau bekerja sama seperti dalam pertukaran pemain, yang akan terjerembab ke divisi dua bila tak meraih angka. Lupakan capolista. Selamatkan mereka, lanjutkan musim depan bersama! Capolista yang di depan matapun benar-benar lepas. Tapi saya mendapat lebih dari sebuah gelar.
Namun kini, cerita berbeda. Bermain di liga yang maha dahsyat, di babak kualifikasipun kini masih tertatih. Tapi aku datang sebagai pemburu capolista. Tak akan berhenti, tak mau jadi tim semenjana, bukan kacangan, tempat saya di zona eropa! Saya harus berusaha! Musim belum usai.
Ganbatte
Subscribe to:
Posts (Atom)
