Sunday, March 28, 2010
Le GOSS MELAJU KENCANG !!
Pertandingan kedua babak 16 besar Ligasha yang mempertemukan Le GOSS vs ELEVATOR dimulai sekitar pukul 16.15. Pertandingan yang sejak awal tidak seimbang karena ELEVATOR hanya dapat menurunkan 10 pemain. Dengan memanfaatkan kelebihan jumlah pemain Le GOSS keluar menyerang sejak menit awal dan mereka dapat menguasai pertandingan. Sesekali ELEVATOR mencuri kesempatan melalui serangan balik cepat dari trio Ridho-Wira-Ibam. Petaka bagi ELEVATOR terjadi pada menit ke-4. Berawal ketika sayap kiri Le GOSS, Alif, melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan ELEVATOR. Lepas dari kawalan full-back kanan ELEVATOR, Alif berlari ke depan gawang ELEVATOR dan melakukan tiktak 1-2 dengan Ari. Melihat ada celah di pertahanan ELEVATOR, Alif melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan atas gawang ELEVATOR. Dan GOOOLLLLL!!! Le GOSS memimpin 1-0. Demi mengejar ketertinggalan, ELEVATOR merapatkan pertahanan dan seringkali melakukan longpass ke jantung pertahanan Le GOSS. Namun usaha tersebut selalu gagal di kaki para pemain bertahan Le GOSS yang dikomandoi oleh Andi. Menit ke-11, Alif kembali lepas dari panjagaan pemain belakang ELEVATOR. Raja assist Le GOSS ini langsung mengirim bola ke depan gawang dan bola diterima oleh playmaker mereka, Ari. Tanpa pikir panjang Ari segera menyodorkan bola mendatar ke sudut kiri bawah gawang dan terjadilah gol ke-2. Menit-menit akhir babak pertama, para pemain belakang ELEVATOR mulai kehabisan tenaga. Le GOSS memanfaatkannya dengan terus mengirim serangan-serangan berbahaya ke jantung pertahanan ELEVATOR. Sekitar menit ke-20, terjadi kemelut di depan gawang ELEVATOR. Kemudian Billal berhasil menguasai bola dan segera memberi umpan matang kepada sang kapten, Gunung. Bola berhasil dieksekusi dengan dingin. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 3-0 Le GOSS atas ELEVATOR. Babak kedua dimulai 5 menit kemudian. Supporter dari ELEVATOR terus meneriakkan yel-yel mereka, sedangkan OLIMANIA memilih untuk sedikit tenang. Pertandingan babak kedua tak jauh berubah. Le GOSS masih menguasai permainan. Sekitar menit ke-10 babak II Le GOSS kembali menambah keunggulan mereka.. Gol berawal dari tendangan keras yang dilepaskan oleh jendral lapangan tengah mereka, Binowo. Pemain belakang ELEVATOR yang bermaksud menahan tendangan tersebut malah membuat bola berbelok arah, dan kipper ELEVATOR terkecoh. 4-0 untuk Le GOSS. Tersengat oleh gol tersebut dan keinginan untuk tidak mengecewakan supporter merka, ELEVATOR mencoba keluar menyerang pada akhir babak kedua. Dan kesempatan terjadi pada menit ke-17 babak II. Berawal dari umpan terobosan yang dikirim oleh pemain tengah ELEVATOR, dan terjadinya misskomunikasi antara centerback Le GOSS, bola pun meluncur deras ke jantung pertahanan Le GOSS. Ridho yang tak terkawal segera berlari mengejar bola liar tersebut. Dengan tenang ia dapat menyarangkan bola ke sudut kiri atas gawang Le GOSS. Skor berubah 1-4. Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Atas kemenangan ini Le GOSS berhak maju ke perempatfinal Ligasha.
Tuesday, February 09, 2010
Wapres dan Beberapa Menteri Mampir ke SMA N 3 Semarang
Sabtu, 6 Februari 2010 kemarin, Wapres RI Boediono beserta beberapa menteri ngadain kunjungan ke SMA N 3 Semarang dalam rangka silaturahim dan dialog beserta para pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Semarang.
Wapres beserta rombongan menteri tiba di SMA N 3 Semarang sekitar pukul 09.00 WIB. Pada hari itu, siswa-siswi SMA N 3 Semarang dipersilakan belajar di rumah alias libur. Hanya beberapa siswa yang diminta hadir pada hari itu, di antaranya pengurus OSIS dan MPK, siswa-siwi pemenang Olimpiade Sains Nasional, pengisi acara dan yang celaka adalah Kelas XI-Olimpiade, (:-{ . . . Di SMA N 3 Semarang, aku termasuk salah satu penghuni kelas olimpiade itu. Haduh, jatah libur ilang lagi.
Yang bikin ga nguati adalah siswa-siswi XI-Olimpiade disuruh masuk cuman buat dipamerin ke Pak Boediono dan para menteri kalo SMA N 3 Semarang punya kelas olimpiade. Zzzzz. Dasar orang tua! Suka pamer! Conto donk, anak muda sekarang yang malah ga demen pamer! wkwkwkw
Aku ga tau kegiatannya secara pasti karena siswa- siswi XI-Olimpiade di dalem kelas terus, pelajaran mpe Pak Boediono masuk kelas. Pelajarannya susah lagi, karena kami dicekoki soal-soal olimpiade fisika nasional. -_-”. Ketika Wapres dan rombongan hadir, malah aku tak tahu karena saat itu, aku, Ari, Gunung n Wawan malah lagi di kantin. Makan mulu yang kami pikirin.wkwkwk, karena urusan perut nomor satu kata Ari. Baru pukul 10.30 yang ditunggu-tunggu dateng. Pak Boediono masuk kelas kami dan memantau pelajaran. Beliau bangga dengan SMA N 3 Semarang yang punya kelas olimpiade.
Setelah Pak Boediono , Bu Srimulyani ikut masuk kelas olimpiade juga. Yang bikin kami kaget adalah ketika beliau bilang, itu yang cantik di sana itu keponakan saya sembari menunjuk Nuzulia. Haaah?? Ternyata!!! Oalaaah. Jadi agak berkurang nyeselku masuk sekolah karna dapet info berharga itu. (Lha terus, efek selanjute ki po jal? Zzzz.) Apalagi habis ngrasain hujan jepretan kayak ikut konfrensi pers di tipi-tipi. Wkwkwkw.
Tapi sebenarnya ada kejadian njengkelin juga saat itu. Saat wapres hendak masuk, Pak Didik ( one of guru killer smaga ) ngasi briefing. Pas dia briefing, aku batuk. Dikira aku ngejek, padahal batuk beneran. Zzzz. Waktu itu kena marah lagi, ”Mas, tu batuk beneran apa cengengesan? Kalo cengengesan saya kaplok kamu!” Dalam batinku, ”Eo, urusanku tho! Watuk tenan dikiro guyon, karepe pye kui?”
Lupakan yang gila itu, sebenarnya di hari spesial itu aku n temen2 karawitan uda latian keras buat nyambut. Kami uda siapin gending Lesung Jumengglung karo Aja Lamis. Tapi ntah mengapa, tiba-tiba H-1 dibatalkan. Panitia bilang waktunya g bakal cukup. Duh, uda latian keras seminggu rasanya jadi sia-sia. Tapi, setidaknya kami nguasai dua gending tambahan lagi. Whehehehe.
Subscribe to:
Posts (Atom)