Tanggal 21 Januari 2010 kemarin, sebuah subsie baru resmi lahir di bumi ganesha SMA N 3 Semarang. Namanya KPS-KAPA. KPS-KAPA merupakan Kelompok Pemuda Sebaya-Kesatuan Aksi Pelajar Anti Narkoba. Subsie baru ini, ketuanya aku. Hehehe. *gaya mode : ON. Aslinya, aku jadi ketua gara-gara asal tunjuk aja. Ga ada landasan kuat ato musyawarah untuk nentuin siapa ketuanya. ????.
Anggotanya sementara juga temen-temen sekelasku, XI-Olimpiade, sampe2 ada yang nyebut organisasi ini Olimp KAPA. Zzzz. Padahal khan, ini cuman sementara. Selanjutnya kami harap anggota bisa bertambah banyak. Pembina subsie ini adalah guru agama islam Smaga yaitu Pak Faojin.
Status KPS KAPA adalah unit kegiatan siswa dan bagian dari OSIS, bersifat non partisipan (tidak ada hubungan dengan organisasi politik manapun). Tujuan didirikannya subsie ini adalah untuk sosialisasi bahaya narkoba dan penyimpangan perilaku remaja di sekolah, mengurangi pengaruh dan gerak peredaran gelap narkoba di sekolah, memberikan kesadaran siswa terhadap semua pengaruh dan akibat narkoba, memberikan kegiatan alternatif dan positif kepada siswa. Subsie ini merupakan program terobosan kasie 4 OSIS Smaga periode 08/09 yang baru bisa direalisasiin ma kasie 4 periode ini.
Acara peresmiannya sendiri yang dihadiri sekitar 80 siswa smaga itu berjalan lancar dan meriah. Diawali dengan sambutan oleh aku sendiri, dilanjutin kepala sekolah Drs. Hari Waluyo kemudian perwakilan BNK ( Badan Narkotika Kota ) yang sekaligus meresmikan berdirinya subsie ini dengan pemotongan tumpeng.
Seusai acara formil, acara yang dinanti para begundals tiba juga, yaitu Seminar Seputar Pergaulan Remaja, Seks dan Narkoba. Pembicaranya adalah salah satu narasumber terkenal di Jawa Tengah yang low profil tapi high profit {hehehe, tutur beliau sendiri} Dr. Iwan Setyawan ( Konsultan Seks Remaja). Dr. Iwan mampu membawakan materi yang mungkin dianggap tabu oleh beberapa kalangan dengan kemasan apik dan kocak serta mampu membuat peserta tertawa terpingkal-pingkal dan lupa kalo ternyata seminarnya satu setengah jam lebih.
Seusai seminar, acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Tiga penanya terbaik dalam sesi tanya jawab itu mendapat doorprise berupa buku 95 pertanyaan mengenai masturbasi karangan Dr. Iwan sendiri.
Acara peresmian itu diliput ama wartawan Suara Merdeka lho. Hehehe, ane masuk koran gan! *gaya mode : ON. Wkwkwkw
Semoga subsie ini bisa eksis dan mampu mewujudkan impiannya yaitu menjauhkan siswa-siswi SMA N 3 Semarang pada khususnya dan pemuda Semarang pada umumnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Amiiin ...
Narkoba, NO !! Prestasi, YES!!
Tuesday, February 09, 2010
Sakitnya di Posisi Empat
Akhir bulan November 2009 kemarin, pemkot ngadain lomba maple tingkat kota. Aku yang masuk tim olimpiade astronomi juga ikut dalam lomba itu karna astronomi juga diperlombain di even tersebut. Tim astronomi smaga terdiri dari aku sendiri n tiga temen sekelasku, Dian Andi, Putri Fu, n Binowo Cahyadi. Tim ini dilatih oleh seorang dosen dari Udinus. Beliau adalah Pak Wiji Lestari.
Kami berempat diberi latihan intensif selama satu minggu. Dalam masa karantina itu, kami terpaksa mengorbankan jam pelajaran regular kami di sekolah.
Di hari H, saat soal sudah dibagi, aku melihat Andi dan Binowo yang duduk berdekatan sambil tersenyum bersama. Kami bertiga tersenyum karna setelah kami melihat soal2nya sekilas, mirip dengan soal2 yang pernah diajarkan pelatih kami. Seusai lomba, kami optimis bakal masuk setidaknya di sepuluh besar.
Pada awal desember, pengumuman keluar, ternyata benar, kami berempat di posisi sepuluh besar semua. Andi nomor 1, Fu 3, aku 4, Binowo 8. Sayangnya yang berhak atas piala, duit n piagam cuman juara 1 mpe 3. Sementara yag lolos ke next fase cuman nomor 1 n 2. Buat Fu ma Andi lumayan tu, karna tgl 13 nya, kami bakal piknik ke Bali. Lumayan buat tmbah sangu. Aku cuman meringis finish di posisi empat. Tapi gpp lah, disyukuri, It’s Better than OSK result where I was only finished at 17th place.
Sebulan selanjutnya, ada berita yang bikin aku tambah meringis, yaitu juara 2 didiskualifikasi karna ternyata dia masih SMP. Busyet, kalah ma anak SMP!! Zzzz. Ya, jane biasa wae lah, cah semesta oug kae. Tapi bukan itu yang bikin aku tambah sedih, yang bikin sedih adalah, karna juara 2 dis, maka juara3 naik ke posisi2, tapi aku sebagai nomor4 tak bisa naik ke nomor3 dengan alasan juara1,2,3 tidak boleh dari satu sekolah. Malah juara5nya yang naik ke posisi 3. T.T . . . Hikz. Duh, mungkin Allah punya rencana lain. I believe that!
Kami berempat diberi latihan intensif selama satu minggu. Dalam masa karantina itu, kami terpaksa mengorbankan jam pelajaran regular kami di sekolah.
Di hari H, saat soal sudah dibagi, aku melihat Andi dan Binowo yang duduk berdekatan sambil tersenyum bersama. Kami bertiga tersenyum karna setelah kami melihat soal2nya sekilas, mirip dengan soal2 yang pernah diajarkan pelatih kami. Seusai lomba, kami optimis bakal masuk setidaknya di sepuluh besar.
Pada awal desember, pengumuman keluar, ternyata benar, kami berempat di posisi sepuluh besar semua. Andi nomor 1, Fu 3, aku 4, Binowo 8. Sayangnya yang berhak atas piala, duit n piagam cuman juara 1 mpe 3. Sementara yag lolos ke next fase cuman nomor 1 n 2. Buat Fu ma Andi lumayan tu, karna tgl 13 nya, kami bakal piknik ke Bali. Lumayan buat tmbah sangu. Aku cuman meringis finish di posisi empat. Tapi gpp lah, disyukuri, It’s Better than OSK result where I was only finished at 17th place.
Sebulan selanjutnya, ada berita yang bikin aku tambah meringis, yaitu juara 2 didiskualifikasi karna ternyata dia masih SMP. Busyet, kalah ma anak SMP!! Zzzz. Ya, jane biasa wae lah, cah semesta oug kae. Tapi bukan itu yang bikin aku tambah sedih, yang bikin sedih adalah, karna juara 2 dis, maka juara3 naik ke posisi2, tapi aku sebagai nomor4 tak bisa naik ke nomor3 dengan alasan juara1,2,3 tidak boleh dari satu sekolah. Malah juara5nya yang naik ke posisi 3. T.T . . . Hikz. Duh, mungkin Allah punya rencana lain. I believe that!
Subscribe to:
Posts (Atom)