Tuesday, February 09, 2010

Wapres dan Beberapa Menteri Mampir ke SMA N 3 Semarang

Sabtu, 6 Februari 2010 kemarin, Wapres RI Boediono beserta beberapa menteri ngadain kunjungan ke SMA N 3 Semarang dalam rangka silaturahim dan dialog beserta para pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Semarang.
Wapres beserta rombongan menteri tiba di SMA N 3 Semarang sekitar pukul 09.00 WIB. Pada hari itu, siswa-siswi SMA N 3 Semarang dipersilakan belajar di rumah alias libur. Hanya beberapa siswa yang diminta hadir pada hari itu, di antaranya pengurus OSIS dan MPK, siswa-siwi pemenang Olimpiade Sains Nasional, pengisi acara dan yang celaka adalah Kelas XI-Olimpiade, (:-{ . . . Di SMA N 3 Semarang, aku termasuk salah satu penghuni kelas olimpiade itu. Haduh, jatah libur ilang lagi.
Yang bikin ga nguati adalah siswa-siswi XI-Olimpiade disuruh masuk cuman buat dipamerin ke Pak Boediono dan para menteri kalo SMA N 3 Semarang punya kelas olimpiade. Zzzzz. Dasar orang tua! Suka pamer! Conto donk, anak muda sekarang yang malah ga demen pamer! wkwkwkw
Aku ga tau kegiatannya secara pasti karena siswa- siswi XI-Olimpiade di dalem kelas terus, pelajaran mpe Pak Boediono masuk kelas. Pelajarannya susah lagi, karena kami dicekoki soal-soal olimpiade fisika nasional. -_-”. Ketika Wapres dan rombongan hadir, malah aku tak tahu karena saat itu, aku, Ari, Gunung n Wawan malah lagi di kantin. Makan mulu yang kami pikirin.wkwkwk, karena urusan perut nomor satu kata Ari. Baru pukul 10.30 yang ditunggu-tunggu dateng. Pak Boediono masuk kelas kami dan memantau pelajaran. Beliau bangga dengan SMA N 3 Semarang yang punya kelas olimpiade.
Setelah Pak Boediono , Bu Srimulyani ikut masuk kelas olimpiade juga. Yang bikin kami kaget adalah ketika beliau bilang, itu yang cantik di sana itu keponakan saya sembari menunjuk Nuzulia. Haaah?? Ternyata!!! Oalaaah. Jadi agak berkurang nyeselku masuk sekolah karna dapet info berharga itu. (Lha terus, efek selanjute ki po jal? Zzzz.) Apalagi habis ngrasain hujan jepretan kayak ikut konfrensi pers di tipi-tipi. Wkwkwkw.
Tapi sebenarnya ada kejadian njengkelin juga saat itu. Saat wapres hendak masuk, Pak Didik ( one of guru killer smaga ) ngasi briefing. Pas dia briefing, aku batuk. Dikira aku ngejek, padahal batuk beneran. Zzzz. Waktu itu kena marah lagi, ”Mas, tu batuk beneran apa cengengesan? Kalo cengengesan saya kaplok kamu!” Dalam batinku, ”Eo, urusanku tho! Watuk tenan dikiro guyon, karepe pye kui?”
Lupakan yang gila itu, sebenarnya di hari spesial itu aku n temen2 karawitan uda latian keras buat nyambut. Kami uda siapin gending Lesung Jumengglung karo Aja Lamis. Tapi ntah mengapa, tiba-tiba H-1 dibatalkan. Panitia bilang waktunya g bakal cukup. Duh, uda latian keras seminggu rasanya jadi sia-sia. Tapi, setidaknya kami nguasai dua gending tambahan lagi. Whehehehe.

Smaga Punya KPS-KAPA

Tanggal 21 Januari 2010 kemarin, sebuah subsie baru resmi lahir di bumi ganesha SMA N 3 Semarang. Namanya KPS-KAPA. KPS-KAPA merupakan Kelompok Pemuda Sebaya-Kesatuan Aksi Pelajar Anti Narkoba. Subsie baru ini, ketuanya aku. Hehehe. *gaya mode : ON. Aslinya, aku jadi ketua gara-gara asal tunjuk aja. Ga ada landasan kuat ato musyawarah untuk nentuin siapa ketuanya. ????.
Anggotanya sementara juga temen-temen sekelasku, XI-Olimpiade, sampe2 ada yang nyebut organisasi ini Olimp KAPA. Zzzz. Padahal khan, ini cuman sementara. Selanjutnya kami harap anggota bisa bertambah banyak. Pembina subsie ini adalah guru agama islam Smaga yaitu Pak Faojin.
Status KPS KAPA adalah unit kegiatan siswa dan bagian dari OSIS, bersifat non partisipan (tidak ada hubungan dengan organisasi politik manapun). Tujuan didirikannya subsie ini adalah untuk sosialisasi bahaya narkoba dan penyimpangan perilaku remaja di sekolah, mengurangi pengaruh dan gerak peredaran gelap narkoba di sekolah, memberikan kesadaran siswa terhadap semua pengaruh dan akibat narkoba, memberikan kegiatan alternatif dan positif kepada siswa. Subsie ini merupakan program terobosan kasie 4 OSIS Smaga periode 08/09 yang baru bisa direalisasiin ma kasie 4 periode ini.
Acara peresmiannya sendiri yang dihadiri sekitar 80 siswa smaga itu berjalan lancar dan meriah. Diawali dengan sambutan oleh aku sendiri, dilanjutin kepala sekolah Drs. Hari Waluyo kemudian perwakilan BNK ( Badan Narkotika Kota ) yang sekaligus meresmikan berdirinya subsie ini dengan pemotongan tumpeng.
Seusai acara formil, acara yang dinanti para begundals tiba juga, yaitu Seminar Seputar Pergaulan Remaja, Seks dan Narkoba. Pembicaranya adalah salah satu narasumber terkenal di Jawa Tengah yang low profil tapi high profit {hehehe, tutur beliau sendiri} Dr. Iwan Setyawan ( Konsultan Seks Remaja). Dr. Iwan mampu membawakan materi yang mungkin dianggap tabu oleh beberapa kalangan dengan kemasan apik dan kocak serta mampu membuat peserta tertawa terpingkal-pingkal dan lupa kalo ternyata seminarnya satu setengah jam lebih.
Seusai seminar, acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Tiga penanya terbaik dalam sesi tanya jawab itu mendapat doorprise berupa buku 95 pertanyaan mengenai masturbasi karangan Dr. Iwan sendiri.
Acara peresmian itu diliput ama wartawan Suara Merdeka lho. Hehehe, ane masuk koran gan! *gaya mode : ON. Wkwkwkw
Semoga subsie ini bisa eksis dan mampu mewujudkan impiannya yaitu menjauhkan siswa-siswi SMA N 3 Semarang pada khususnya dan pemuda Semarang pada umumnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Amiiin ...
Narkoba, NO !! Prestasi, YES!!